Gara-Gara Pabrik Eks Cina

Niat Hapsah, 59 tahun,menghemat biaya renovasi rumahnya yang rampung akhir Agustus lalu tak terlaksana. Mulanya warga Kramat Jati, Jakarta Timur, ini tergiur ketika pegawai toko menawarkan besi dengan harga lebih murah Rp 6.000 per meter ketimbang produk besi lain. ”Tapi, saat saya lihat, penampilan besinya tidak meyakinkan. Diameter besinya kecil sekali,” katanya kepada Tempo, akhir pekan lalu. Walhasil, Hapsah akhirnya memilih besi dengan diameter lebih besar untuk rangka rumah tingkatnya. Hapsah bercerita, pegawai toko mengatakan batangan besi yang harganya lebih murah itu disebut dengan nama besi banci. Sedangkan produk besi lain yang biasa digunakan untuk rangka dan fondasi rumah, setahu dia, adalah besi penuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *