Monthly Archives: August 2021

Apa alasan Myanmar?

Myanmar keberatan menerima kehadiran kami. Mereka beralasan krisis di Rohingya adalah masalah dalam negeri dan sudah membentuk tim internal yang dipimpin Wakil Presiden Myint Swe, ditambah tim Kof Annan yang diminta membuat laporan tentang Rakhine. Dengan demikian, tim pencari fakta ini dianggap berlebihan. Hasil investigasi digunakan untuk apa?

Kami akan menyampaikan hasil dalam sebuah resolusi ke Dewan HAM PBB sebagai bahan rekomendasi pada periode sidang Maret 2018. Sistem di PBB punya aneka cabang peradilan, termasuk tribunaltribunal. Terlalu pagi jika berspekulasi soal hasil akhir kerja tim pencari fakta karena tak ada maksud tim membangkitkan kecemasan otoritas Myanmar. Tidakkah Maret 2018 terlalu lama? Tim pencari fakta sering dipahami sebagai pencari bukti perkara. Padahal bukan itu. Kami diminta memastikan terjadinya dugaan pelanggaran HAM berat sehingga tidak ada target waktu yang kami kejar. Yang harus dipenuhi adalah mandat PBB.

Mother of Brainspotting Indonesia

Dengan brainspotting, banyak masalah psikologis bisa diatasi. Bahkan, juga bisa dijadikan alat untuk mendongkrak prestasi dan menghilangkan sindrom baby blues. Belajar dari sang Pelopor. Branspotting (BS) bisa dibilang ilmu baru, tepatnya ilmu psikoterapi baru dengan pendekatan brain-body-relational.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Ine Indriani, MPsi., Psikolog (32) sampai tertarik mempelajarinya karena pernah mencobanya dan hasilnya menakjubkan. Menurut Ine, meski dirinya psikolog, tetap manusia biasa yang juga memiliki masalah. “Justru masalah yang dimiliki saya saat itu tidak kunjung terpecahkan, jadi berlarut-larut, padahal sudah beberapa teknik psikoterapi, saya coba dan hasilnya tidak maksimal. Tapi setelah ikut BS, justru saya bisa menemukan akar masalahnya,” papar istri dari Aditya Prabowo, SPsi. (32) ini.

 

Karena sudah merasakan manfaatnya yang luar biasa, akhirnya Ine dan suami, juga temannya, M. Ari Wibowo yang pertama kali memperkenalkan BS kepada dirinya, sepakat untuk belajar dan mendalami BS. “Apalagi di Indonesia, BS belum ada,” ujar Ine bersemangat. Akhirnya, Ine belajar BS di Australia, Sydney.

“Pertama kali belajar dari level satu, lanjut ke level dua di tahun yang sama, 2014, pada Dr. Roby Abeles dan Salene Souza. Mereka adalah co-founders of Brainspotting $XstraOia 3acifi cT MeOas Ine yang belajar BS hingga dua tahun. Terakhir, 2015, ia langsung belajar dari David Grand, sang pelopor brainspotting, masuk kelas intensif.

Nah, saat belajar itulah Ine baru bisa jelas mengetahui bahwa BS menggunakan fokus mata di titik tertentu untuk mengakses langsung bagian otak yang lebih dalam yang menyimpan trauma dan berbagai simtom. Bagian otak itu adalah subkorteks (sistem limbik, otak tengah, batang otak).

Subkorteks pun merangsang kemampuan alami tubuh untuk menyembuhkan masalah. Saat belajar BS pun, Ine bisa mengetahui, ternyata bagian otak subkorteks merupakan pusat emosi dan ketidaksadaran yang sulit dijangkau oleh bagian otak rasional/korteks (kesadaran), sehingga proses penyembuhan hanya dengan kata-kata dapat menjadi terbatas.

Sumber : https://ausbildung.co.id/